<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/30426921?origin\x3dhttp://pakdepoer.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Pancasila Sebagai Manual Bangsa

Thursday, April 14, 2011

Kopi Lada Hitam Steak

Monday, March 03, 2008

Kopi emang ga ade mati nye, dibikin minuman panas atawa dingin oke, dibikin kue oke, dibikin eskrim oke, nah tapi kalo untuk bumbu masakan apa sudah ada yang nyoba?? Kalo belon pernah nyoba ini ada resep mak nyus ala Pakde Poer, "Steak Kopi Lada Hitam".

Kebetulan Nara si sulung mo ngerayain ultah dengan sohib2 deketnya aja di rumah, dia minta tulung dimasakin karena menurut sohib2nya ga mau di traktir di restoran maunya makan masakannya Maknyak. Setelah berunding sama maknyak kita putusin bikinin bbq-an aja, saya bagian bbq nya dan maknyak bagian bikin makanan pembukaan, kue/desserts dan minumannya.

Nah untuk yang mo coba resep Steak Kopi Lada Hitam sila simak resep dibawah ini, gampang banget dan maknyus banget.

Bahan dasar.

6 rib eye steaks

3 sm biji kopi

3 sm biji lada hitam
Minyak sayur, masukan ke botol semprotan
garam


Caranya.

Tumbuk kasar kopi dan lada hitam.
Tekan2 merata campuran kopi/lada hitam dikedua sisi steak.


Spray steak tipis2 dengan minyak sayur, dan panggang
steak langsung diatas bara api, jangan diatas api yang berkobar, kira2 8~10 menit (medium, untuk steak tebal kurang dari 2cm), balik sekali saja dalam separuh waktu manggang.

Angkat dari panggangan bubuhi garam kedua sisi, biarkan 2~3 menit sebelum disajikan. Untuk pelengkap makan steak ini, tumisan wortel/jaagung/buncis, kentang bumbu dan saus jamur pedas.
Satu lagi resp steak yang maknyus juga, adalah steak ketumbar lada hitam, saya suka steak yang dipangang 1/2 matang dengan bumbu sederhana begini, karena rasa dan aroma daging lebih terasa dominan tidak termanipulasi dengan rasa bumbu bbq yang asem manis seperti steak2 umumnya di restoran.

Resep Steak Ketumbar Lada Hitam.
Bahan dasar
6 rib eye steaks
2 sm biji lada hitam tumbuk asal pecah
1 sm biji ketumbar tumbuk asal pecah
1 st garam masala (bumbu masakan india)
1 siung bawang putih keprek
70 cc minyak zaitun
garm

Caranya
Masukan steak kedalam kantong plastik, campur kedalamnya semua bumbu dan minyak ikat kantong plastik dan masukan kedalam lemari pendingin semalam, aduk sekali2 biar bumbu merata.

Panggang steak diatas bara 8~10 menit
(atau 6~8 menit untuk medium rare), balik sekali saja dalam separuh waktu manggang. Angkat dari panggangan bubuhi garam sedikit di kedua sisi, kalo terlu banyak garam, rasa dan aroma daging akan berkurang.

Labels:

Ex LOKAL vs Ex LUAR

Saturday, February 09, 2008

gw neh gi nyepedahFenomena produksi barang Ex Lokal dengan barang Ex Luar memang tidak pernah berhenti dibicarakan, yang jelas image barang ex lokal sekarang ini dimata bangsa sendiri diaqnggap payah deh pokoknya.
Padahal sebetulnya produsen2 barang branded luar banyak yang membuat pabriknya disini. Misal sepatu, baju2 sport, barang elektronik dll, tapi kok walaupun dibuat di sini mutunya sesuai dengan persyaratan standard di negaranya, mungkin karena pembuatannya mendapa pengawasan yang ketat oleh pihak juragan dari sana itu.

Sehubungan diatas saya mau cerita sedikit dengan Sepeda Gunung/Mountain Bike (sepeda MtB) yang saya pakai, kira2 tahun 80an sepeda MtB masuk dalam jajaran cabang olah raga sepeda di Indonesia. Dan pada saat itu lah saya mulai tertarik untuk menggunakan sepeda MtB karena manuvernya lebih lincah, ukurannya pas untuk saya, tidak terlalu bungkuk dan kaku, karena sebelumnya saya menggunakan sepeda Jalan Raya (Road Bike). Setelah mulai lebih serius kira2 tahun 1998 saya berfikir untuk membeli sepeda yg lebih bagus dari segi performanya, bagus dari segi geometrinya, bahannya, bobotnya dan bisa dipake race sekali2 (spek kompetisi).

Karena baru serius dan kondisi kantong lagi mepet sedang component2 kelas menengah atas cukup mahal, maka jatuh pilihan pada frame MtB alumunium lokal buatan Tanggerang, menurut saya frame ini cukup bagus dari segi geometrinya, bobotnya dan kekuatanya, bahwa frame ini harusnya bisa dipakai sedikit ajrut2 an atau balapan cross country minimal. Setelah selesai merakit (penapakannya seperti foto dibawah) dan test ride ternyata memang frame ini manouvernya luar biasa cukup agresif untuk dipakai race.


Setelah beberapa waktu saya pakai ber ajrut2 an, ternyata frame ini dari segi kekuatanya kurang baik, karena setelah sekian lama dipakai ajrut2 an mulai ada retak di BB (Botom Bracket) shelnya, saya coba untuk mengelasnya dan di pakai lagi ternyata juga tidak bisa bertahan lama. Rekan lain yg memakai frame yg sama juga mengalami retak di daerah pertemuan Seat Tube dan Top Tubenya.


Kesimpulan saya barang2 ex lokal sebetulnya tidak jelek2 amat tapi mungkin karena sistim pengawasnnya yg kurang, dan dijual untuk konsumsi lokal jadi produksinya tidak memperhatikan standar mutu internationalnya, dipikir toh yg beli orang2 kita saja yang penting kan mereka bisa beli murah padahal setau saya frame ini juga dipasarkan ke luar negri, ke UK tapi pasti mutunya beda. Tetapi belakangan ini sepeda MtB produksi lokal sudah cukup baik, hanya untuk yang spek kompetisi memnag belum memadai.

Setelah cape sama mutu frame sepeda lokal pikir2 mending beli frame yang mutunya bener2 bagus, toh component yang terpasang disepeda lama cukup bagus, tinggal upgrade2 sedikit2 nanti kalau ada lungsuran dari temen2 ngemtebe yang pengen upgrade komponennya.
Maka jatuhlah pilihan ke frame MtB scandium ex luar/import dengan harga yang relatif murah di kelasnya. (penampakan seperti foto di bawah)


Ada cerita lucu dari sepupu saya yang pergi berlibur ke Amrik bersama keluarganya, mereka kebetulan lupa membawa kamera padahal kalau kita berlibur keluar kota atau keluar negri pasti tidak akan pernah absen bikin foto2.

Singkat cerita akhirnya diputuskan beli camera saku merek Fujica yang murah meriah dan cukup bagus untuk dipakai foto2 liburan.
Setelah puas jepret sana jepret sini dan foto akan dicetak baru ketahuan kalau camera tersebut ternyata buatan Indonesia, dan dengan senyum kecut dan dala hati berpikir buat apa jauh2 beli kamera kalo ternyata buatan negara sendiri.

Labels:

Efek Cafeine bagi Goeser

Monday, January 28, 2008


Saya termasuk orang yg suka minum kopi, mungkin juga sudah termasuk kecanduan, dan bila ke Bandung sudah pasti harus menyempatkan mampir ke Pabrik Kopi Aroma yang sudah berdiri sejak tahun 1930 itu untuk membeli biji2 kopi yang masih segar.

seberapa parahnya saya denngan kopi ini saya tidak tau, tetapi untuk kopi tubruk yang kental dan pait saya bisa menghabiskan 5 cangkir per hari, bahkan kalau udara lagi panas saya biasa ambil kopi dilemari es sisa semalam yg tidak habis sewaktu saya mengekstrasi kopi dengan moka pot (ukuran 6 cangngkir espresso) dan ditambah es batu .... bener2 nikmat, buat saya coca cola kalah seger dah.

Nah sebetulnya untuk penggoes sepeda jarak jauh ternyata Caffeine ini sangat bermanfaat menurut sebuah artikel yang kebetulan saya baca, Masih kata peneliti dan juga tulisan dalam penelitian US Olympic Training Center di Colorado untuk para penggoes yg terlatih, bahwa dengan mengkonsumsi 330-450 mg Caffeine satu jam sebelum latihan dapat meningkatkan kemampuan goesnya sebesar 25% sebelum kelelahan.

Juga oleh Peneliti dariMayo Clinic Harvard School of Public Health USA menyebutkan bahwa minum dua samapai empat cangkir kopi sehari dapat terhindar dari beberapa penyakit, seperti kangker usus 25%, batu empedu 45%, sirosis hati 80% dan asma 50%.

Menurut mereka, mengkonsumsi kopi sebelum latihan berpengaruh pengaruhnya adalah sbb. Caffeine men stimulasi tubuh supaya medahulukan/meningkatkan penggunaan lemak sebagai bahan bakar utama pada saat latihan, Ini akan menyebabkan penggunaan Glycogen (Carbohydrate) menurun (bukan sebagai bahan bakar utama) sehingga Glycogen dapat berfungsi sebagai cadangan tenaga, dan hasilnya bisa goes lebih lama dan lebih kuat sebelum kelelahan. (biasanya justru Glycogen lah sebagai bahan bakar yg pertama dipakai sampai habis dan sisanya dari lemak, padahal cadangan glycogen lebih kecil dibanding cadangan lemak dalam tubuh). Untuk kebutuhan tersebut diatas bagi penggoes telah dibuat power gel yg mengandung caffeine

Tetapi apakah efek Caffeine ini juga mempunyai efek terhadap orang yang terlalu banyak minum kopi setiap harinya seperti saya? Selain bermanfaat menurut saya Caffeine juga ada efek buruknya bila dikonsumsi terlalu banyak apa lagi bagi penderita mag.

Labels:

Jalur Pipa Gas

Thursday, January 10, 2008

Banyak yang sudah tau atau dengar nama "JPG", tapi banyak juga yang belum tau apa dan dimana JPG itu. JPG Adalah singkatan dari "Jalur Pipa Gas", ya memang betul di area itu terpasang pipa gas bawah tanah milik negara. Diatas jalur pipa ini adalah jalur tanah yang tidak boleh ada bangunan diatsanya, atau kendaraan roda empat melintas diatasnya, jadi sepanjang jalur ini adalah jalur off road (tanah,rumput, batu2an) yang asik untuk dipakai ber MtB. Saya bersama teman JPG'er pernah menelusuri jalur ini samapi ke Depok. Kita berangkat dari warung ketan di JPG, Jombang, Tanggerang, atau lebih dikenal dengan sebutan Empok Kafe dan finishnya dihutan lindung UI, Depok.


Lokasi JPG ini terletak di desa Lengkong Gudang Timur (LEGUTI), BSD-Jombang, Tanggerang, dimana para pengemar sepeda gunung di akhir pekan atau hari2 libur baik perorangan, club atau grup biasanya datang untuk melakukan bebrbagia aktifitas dengan sepeda gunungnya masing2. Mereka yang tinggalnya tidak terlalu jauh sekitar 20 km an atau lebih sedikit biasanya datang langsung dengan mengendarai sepedanya, sedangkan yang jauh2 biasa datang dengan membawa sepedanya di mobil. Lokasi in bisa dikatakan semacam Bike Park untuk umum dan dikelola bersama2 para MtB'er yang sering bermain disini dan tidak dipungut biaya, tetapi kadang2 beberapa pengunjung secara suka rela menitipkan uang pada kotak kenclengan yang tersedia di Empok Kafe untuk biaya perbaikan sarana lintasan yang biasanya kita meminta jasa penduduk setempat untuk mengerjakan prbaikan jembatan bambu atau pembabatan2 tumbuhan2 / phon2 liarnya.


Sebetulnya lokasi JPG ini sudah ada sejak tahun 1995 dan sudah digunakan oleh beberapa club MtB untuk latihan ataupun event balapan, pada tahun 1998 lokasi ini krisis pengunjung mungkin akibat dampak dari krismon yang pernah kita alami. Di tahun 2001 dengan semangat yang besar, beberapa orang anggota club yang dulu malang melintang disini mulai bergerilya mencari MtB'er lama atau baru untuk mau main lagi disini, dan hasilnya JPG kembali ramai oleh pengemar olah raga sepeda gunung dan sampai sekarang lokasi ini tidak pernah sepi lagi, tiap tahun banyak muka2 baru yang hadir, sedangkan muka2 lama kadang muncul kadang absen tapi secara keseluruhan JPG tetap ramai kembali.
Disini para MtB'er bisa ber lintas alam sepanjang 6,5 km satu putarannya di lintasan yang sengaja dibuat ini. MtB'er diajak menyusuri beberapa desa dengan melintasi jalur2 hutan bambu, sawah2, ladang penduduk, empang yang kondisinya masih sangat asri dan sejuk, peta lintasannya seperti foto diatas. Terima kasih buat IGO yang telah mebuat peta ini dengan peralatan GPS nya. Dan untuk detail mengenai karakter dan tingkat kesulitan lintasan di JPG ini bisa baca reviewnya di Blognya IGO

Dari sini juga banyak yang melakukan aktifitas touring ke arah Bogor melalui Parung, ke Depok menyusuri jalur pipa gas, ke Gobang arah Rumpin, ke Cihuni arah Karawaci Tangerang melelui lintasannya hampir mirip2 di JPG, dan harus menyeberangi kali Cisadane yang lumayan deras arusnya dengan menggunakan rakit bambu, biasanya mereka yang melakukan touring berangkat dari "Empok Kafe" pukul 8.00 dan baru kembali lagi paling lambat sekitar pukul 15.00, bahkan kadang melakukan touring untuk beberapa hari keluar kota.

Untuk beberapa atlit lintasan JPG ini dipakai juga sebagai salah satu sarana latihan rutinnya, sayangnya lintasan di JPG ini memang tidak permanen jadi sewaktu-waktu dapat berubah/bergeser kearah lain sesuai dengan kebutuhan lahan oleh penduduk setempat.

Sempat juga para JPG'er memikirkan perkembangan olah raga sepeeda gunung ini dengan mengadakan event balapan baik secara balapan simulasi, race terbuka untuk umum, dan race kusus kelas Pra Yunior (yang sebetulnya kelas ini tidak ada) untuk anak SD sampai SMP.



Labels:

Cara mudah membuat esppresso/capucino sendiri dirumah

Monday, December 24, 2007

Kalau kita perhatikan warung kopi akhir2 ini banyak betebaran di Mall2, dari warung kopi yang lokal sampai warung2 kopi yang import (franchise) saling uber2 an ngudak penumpang, apa lagi mall2 di jakarta ini tumbuh seperti jamur tanpa bisa dikendalikan, sampai2 anak2 dan remaja bingung kalau mau main bola dimana lagi karena lapangan2 hijaunya sudah disulap jadi mall, atau plaza2.

Sebetulnya kopi yang selam ini saya nikmati dengan penyajian ala kopi tubruk kental tanpa gula atau dibuat dengan teko bersaring/french press itu sudah paling top, dan nikmat buat saya karena membuatnya mudah dan cepat asal kopinya kopi yang terbaik dan betul2 fresh, apa lagi negara kita terkenal dengan mutu kopi yang prima seperti kopi Toraja, Lampung, Medan Bali dll yang umumnya dari jenis Arabika dan Robusta yang sudah terkenal kelezatannya.

Budaya minum kopi ini telah dikembangkan sedemikian rupa oleh bangsa Eropa, padahal sebetulnya kopi itu berasal dari daratan Afrika yang masuk ke Eropa melalui Turki. Karena orang Eropa terkenal mempunyai cita rasa yang tinggi dan selalu ingin medapatkan kualitas yang terbaik, jadi pengolahan biji kopi sampai cara2 penyajiannya pun lebih disempurnakan artinya biji kopi itu akan diproses, disajikan secara tepat untuk menghasilkan minuman kopi dengan cita rasa seutuhnya (Esppresso) dengan kata lain, ekstark dari biji kopi tuntas tersaring ke cangkir, disinilah rasa dan aroma kopi bisa benar2 dinikmati seutuhnya, sedangkan bila menggunakan penyajian tradisional ala kopi tubruk tidak seluruh sari kopi akan keluar walaupun jenis dan merek kopinya sama.

Nah untuk mendapatkan cita rasa esppresso itu terpaksa kita harus mampir ke warung2 kopi yang mempunyai mesin kopi kusus itu, disini sang barista menggunakan biji kopi pilihan dan betul2 fresh, kemurnian air, suhu dan kepekatn kopinya pun lebih terkontrol.
Untuk pecandu kopi seperti saya dan selalu sibuk di rumah/kantor tentu repot kalau harus mondar mandir ke mall apalagi kalo kerjaan lembur mall sudah tutup, jadi saya biasanya membuat sendiri esppresso di rumah/kantor dengan menggunakan Moka Pot yang rasanya pun beda2 tipis lah, dengan moka pot esppresso nya kurang ber crema, kadang ada tapi tipis, sebetulnya lebih tepat disebut kopi moka.

Bagi pecandu esppresso dan tidak ada waktu ke mall cukup membeli Moka Pot lebih praktis dan tidak terlalu mahal, saran untuk rasa/aroma yang prima beli moka pot dari alumunium merek "Bialetti", yang saya gunakan di foto ini adalah Moka Pot bikinan lokal entah mereknya apa tapi lumayan bagus juga hanya gasketnya sering bocor sedikit, kalau mau esspresso yang persis rasanya dengan mesin kopi barista (esspresso dengan crema/buih sari kopi yang pekat) bisa pakai Moka Pot "Bialetti Brikka" dan cara penyajiannya adalah sebagai berikut.

Siapkan Moka Pot yang terdiri dari 4 bagian itu, bagian bawah tempat air penyeduh, bagian tengah corong tempat bubuk kopi, filter plus gasket diantara bagian tengah dan atas, dan bagian atas sekali tempat menampung kopi jadi yang sudah diseduh yang keluar melalui pancuran kecil ditengah2 atas bagian ini

Isi bagian bawah dengan air samapi batas valve pengaman, lalu isi corong dengan bubuk kopi samapi penuh dan ratakan, jangan dipadatkan (gunakan kopi grain halus sedang untuk esppresso, jangan gunakan kopi grain kasar yang untuk mesin kopi saring), masukan corong berisi kopi kedalam bagian bawah yang berisi air, lalu tutup bagian atas dengan saringan pastikan gasket betul2 rata menempel dibibir atas corong, kemudian tutup bagia atsanya dengan bagian atas, putar dan kencangkan bagian atas dan bagian bawah baik2 supaya tidak ada air keluar dari celah ini ketika tekanan air naik melalui corong karena panas.

Tahap selanjutnya letakan pot diatas api kecil sedang, jangan terlalu besar, tunggu sebebtar hingga air di bawah mendidih dan mulai naik kebagian corong yang berisi kopi dan akhirnya akan keluar perlahan2 dibagian penampungan kopi melalui pancuran kecil, apabila kopi yang keluar dari pancuran mulai kencang dan nyemprot segera kecilkan dan matikan apinya dan biarkan sisa kopi keluar sampai berhenti sendiri, sampai tahap ini kita sudah dapat menikmati kopi moka senikmat esppresso di warung2 kopi yang di mall2 itu apaun brand kopinya walaupun dengan proses ini espresso yang disajikan kurang ber crema (buih pekat kopi).

banyak juga yang suka capucino karena rasanya lebih lembut, ini pun sangat mudah membuatnya, karena bahan dasarnya adalah kopi espresso ditambah susu panas yang di buihkan, dan untuk mebuihkan susu dengan mudah kita bisa beli pengocoknya di swalayan2 dengan harga murah.
Berikut cara menyediakan cappuccino dengan mudah, Campurka 1/3 bagian espresso, 1/3 bagian susu panas,dan terakhir toping dengan 1/3 buih susu yang telah disiapkan sebelumnya seperti berikut.

Caranya siapkan susu cair di dalam gelas kocok sebanyak 1/5 bagian atau pada batas max, masukan kedalam mikro wave selama +/- 1 menit dengan tenaga 100% agar susu panas suam2 kuku, setelah itu kocok2 dengan pengaduknya hingga berbuih dan padat

Selain seperti cara diatas, Ada bermacam2 cara menghidangkan kopi, ada dengan cara kopi diseduh/disiram langsung air mendidihdi di wadah yang disebut French Presses dahulu dan terus di tekan dengan saringan ampas kopi metode ini mirip dengan pembuatan kopi tubruk cuma bedanya ampas kopinya tidak disaring dan langsung di seduh di cankir, ada dg cara kopi diseduh didalam wadah saringan/filter Drip Brewers lalu kopi yang menetes ditampung kedalam pot yang bisa tetap panas, dan ada yang diseduh diatas api langsung didalam teko ini biasa dilakukan secra tradisional oleh penduduk disebagian wilayah Indonesia dan di Arab

Labels:

bike to work yuk

Tuesday, July 04, 2006

Selamat ulang tahun kota Jakarta yang ke 479 ...
Kota Jakarta sudah semakin tua ... tetapi semakin tua semakin menjadi ... menjadi tak terkendali.

Tingkat Polusi semakin meningkat, kemacetan lalulintas dimana-mana, pembangunan acak-adut, dsb, dsb.

Sudah lah masalah Jakarta kalau hanya dibicarakan saja tidak akan selesai-selesai, maka dari itu saya pribadi sudah sejak tahun 2003 bergabung dengan komunitas pekerja bersepeda, selain karena hobby bersepeda, juga tidak sampai hati melihat semakin parahnya tingkat polusi di Jakarta yg sudah menduduki peringkat ke 3 terburuk di dunia.

Memang tindakan teman2 Komunitas Pekerja Bersepeda ini tidak banyak membuat Jakarta semakin membaik tingkat polusinya, tetapi paling tidak kita sudah perduli dan dg tulus melakukannya, semoga kelak anak cucu kita bisa menikmati Jakarta yang aman, damai dan asri

Komunitas Pekerja Bersepeda
WWW.b2w-indonesia.org

KOPI

Saya termasuk orang yg sudah kecanduan minum kopi, dan bila ke Bandung sudah pasti Pabrik Kopi Aroma yang sudah berdiri sejak tahun 1930 ada dalam daftar tujuan saya #1

Parah memang, sehari bisa sampai 5 cangkir kopi hitam kental tanpa gula (Espresso), tapi kadang2 saya campur dengan susu non fat. (Cappuccino)
Kalau udara lagi panas ambil kopi dilemari es sisa semalam yg tidak habis dalam pot (dari mesin kopi yang difilter) dan ditambah es batu .... bener2 nikmat coca cola kalah seger dah.

Nah sebetulnya untuk penggoes sepeda jarak jauh Caffeine ini sangat bermanfaat, sebuah artikel menulis, dalam penelitian US Olympic Training Center di Colorado untuk para penggoes yg terlatih, bahwa dengan mengkonsumsi 330-450 mg Caffeine satu jam sebelum latihan dapat meningkatkan kemampuan goesnya sebesar 25% sebelum kelelahan.

Mengkonsumsi kopi sebelum latihan berpengaruh disini. Caffeine men stimulasi supaya meningkatkan penggunaan lemak sebagai bahan bakar utama pada saat latihan , Ini akan menyebabkan penggunaan Glycogen (Carbohydrate) menurun (bukan sebagai bahan bakar utama) sehingga Glycogen dapat berfungsi sebagai cadangan tenaga, dan hasilnya bisa goes lebih lama dan lebih kuat sebelum kelelahan. (biasanya justru Glycogen lah sebagai bahan bakar yg pertama dipakai sampai habis dan sisanya dari lemak, padahal cadangan glycogen lebih kecil dibanding cadangan lemak dalam tubuh). Untuk kebutuhan tersebut diatas bagi penggoes telah dibuat power gel yg mengandung caffeine

Tetapi efek Caffeine ini juga tergantung dari kebiasan sesorang meminum kopi, kalau seperti saya jelas efek Caffeine ini tidak ada pengaruhnya karena toleransi tubuh terhadap Caffeine sudah netral disebakan konsumsi kopinya sudah berlebihan, selain bermanfaat Caffeine juga ada efek buruknya bila dikonsumsi terlalu banyak.

 
the biker

 

 


■ have dengkul will genjot

■ save gasoline, no polution, less traffic, save money, healthy and fun



links





publisher

This page is powered by Blogger. Isn't yours?  I can upload image because of you  Image Hosting



past editions

Pancasila Sebagai Manual Bangsa
Kopi Lada Hitam Steak
Ex LOKAL vs Ex LUAR
Efek Cafeine bagi Goeser
Jalur Pipa Gas
Cara mudah membuat esppresso/capucino sendiri dirumah
bike to work yuk
KOPI
Bike to Work Day
Let's Bike To Work




chit chat


 Ditenagai oleh
 TagBoard
Message Board





subscribe

atom.xml
rss





accounting department

 eXTReMe Tracker