<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/30426921?origin\x3dhttp://pakdepoer.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Cara mudah membuat esppresso/capucino sendiri dirumah

Monday, December 24, 2007

Kalau kita perhatikan warung kopi akhir2 ini banyak betebaran di Mall2, dari warung kopi yang lokal sampai warung2 kopi yang import (franchise) saling uber2 an ngudak penumpang, apa lagi mall2 di jakarta ini tumbuh seperti jamur tanpa bisa dikendalikan, sampai2 anak2 dan remaja bingung kalau mau main bola dimana lagi karena lapangan2 hijaunya sudah disulap jadi mall, atau plaza2.

Sebetulnya kopi yang selam ini saya nikmati dengan penyajian ala kopi tubruk kental tanpa gula atau dibuat dengan teko bersaring/french press itu sudah paling top, dan nikmat buat saya karena membuatnya mudah dan cepat asal kopinya kopi yang terbaik dan betul2 fresh, apa lagi negara kita terkenal dengan mutu kopi yang prima seperti kopi Toraja, Lampung, Medan Bali dll yang umumnya dari jenis Arabika dan Robusta yang sudah terkenal kelezatannya.

Budaya minum kopi ini telah dikembangkan sedemikian rupa oleh bangsa Eropa, padahal sebetulnya kopi itu berasal dari daratan Afrika yang masuk ke Eropa melalui Turki. Karena orang Eropa terkenal mempunyai cita rasa yang tinggi dan selalu ingin medapatkan kualitas yang terbaik, jadi pengolahan biji kopi sampai cara2 penyajiannya pun lebih disempurnakan artinya biji kopi itu akan diproses, disajikan secara tepat untuk menghasilkan minuman kopi dengan cita rasa seutuhnya (Esppresso) dengan kata lain, ekstark dari biji kopi tuntas tersaring ke cangkir, disinilah rasa dan aroma kopi bisa benar2 dinikmati seutuhnya, sedangkan bila menggunakan penyajian tradisional ala kopi tubruk tidak seluruh sari kopi akan keluar walaupun jenis dan merek kopinya sama.

Nah untuk mendapatkan cita rasa esppresso itu terpaksa kita harus mampir ke warung2 kopi yang mempunyai mesin kopi kusus itu, disini sang barista menggunakan biji kopi pilihan dan betul2 fresh, kemurnian air, suhu dan kepekatn kopinya pun lebih terkontrol.
Untuk pecandu kopi seperti saya dan selalu sibuk di rumah/kantor tentu repot kalau harus mondar mandir ke mall apalagi kalo kerjaan lembur mall sudah tutup, jadi saya biasanya membuat sendiri esppresso di rumah/kantor dengan menggunakan Moka Pot yang rasanya pun beda2 tipis lah, dengan moka pot esppresso nya kurang ber crema, kadang ada tapi tipis, sebetulnya lebih tepat disebut kopi moka.

Bagi pecandu esppresso dan tidak ada waktu ke mall cukup membeli Moka Pot lebih praktis dan tidak terlalu mahal, saran untuk rasa/aroma yang prima beli moka pot dari alumunium merek "Bialetti", yang saya gunakan di foto ini adalah Moka Pot bikinan lokal entah mereknya apa tapi lumayan bagus juga hanya gasketnya sering bocor sedikit, kalau mau esspresso yang persis rasanya dengan mesin kopi barista (esspresso dengan crema/buih sari kopi yang pekat) bisa pakai Moka Pot "Bialetti Brikka" dan cara penyajiannya adalah sebagai berikut.

Siapkan Moka Pot yang terdiri dari 4 bagian itu, bagian bawah tempat air penyeduh, bagian tengah corong tempat bubuk kopi, filter plus gasket diantara bagian tengah dan atas, dan bagian atas sekali tempat menampung kopi jadi yang sudah diseduh yang keluar melalui pancuran kecil ditengah2 atas bagian ini

Isi bagian bawah dengan air samapi batas valve pengaman, lalu isi corong dengan bubuk kopi samapi penuh dan ratakan, jangan dipadatkan (gunakan kopi grain halus sedang untuk esppresso, jangan gunakan kopi grain kasar yang untuk mesin kopi saring), masukan corong berisi kopi kedalam bagian bawah yang berisi air, lalu tutup bagian atas dengan saringan pastikan gasket betul2 rata menempel dibibir atas corong, kemudian tutup bagia atsanya dengan bagian atas, putar dan kencangkan bagian atas dan bagian bawah baik2 supaya tidak ada air keluar dari celah ini ketika tekanan air naik melalui corong karena panas.

Tahap selanjutnya letakan pot diatas api kecil sedang, jangan terlalu besar, tunggu sebebtar hingga air di bawah mendidih dan mulai naik kebagian corong yang berisi kopi dan akhirnya akan keluar perlahan2 dibagian penampungan kopi melalui pancuran kecil, apabila kopi yang keluar dari pancuran mulai kencang dan nyemprot segera kecilkan dan matikan apinya dan biarkan sisa kopi keluar sampai berhenti sendiri, sampai tahap ini kita sudah dapat menikmati kopi moka senikmat esppresso di warung2 kopi yang di mall2 itu apaun brand kopinya walaupun dengan proses ini espresso yang disajikan kurang ber crema (buih pekat kopi).

banyak juga yang suka capucino karena rasanya lebih lembut, ini pun sangat mudah membuatnya, karena bahan dasarnya adalah kopi espresso ditambah susu panas yang di buihkan, dan untuk mebuihkan susu dengan mudah kita bisa beli pengocoknya di swalayan2 dengan harga murah.
Berikut cara menyediakan cappuccino dengan mudah, Campurka 1/3 bagian espresso, 1/3 bagian susu panas,dan terakhir toping dengan 1/3 buih susu yang telah disiapkan sebelumnya seperti berikut.

Caranya siapkan susu cair di dalam gelas kocok sebanyak 1/5 bagian atau pada batas max, masukan kedalam mikro wave selama +/- 1 menit dengan tenaga 100% agar susu panas suam2 kuku, setelah itu kocok2 dengan pengaduknya hingga berbuih dan padat

Selain seperti cara diatas, Ada bermacam2 cara menghidangkan kopi, ada dengan cara kopi diseduh/disiram langsung air mendidihdi di wadah yang disebut French Presses dahulu dan terus di tekan dengan saringan ampas kopi metode ini mirip dengan pembuatan kopi tubruk cuma bedanya ampas kopinya tidak disaring dan langsung di seduh di cankir, ada dg cara kopi diseduh didalam wadah saringan/filter Drip Brewers lalu kopi yang menetes ditampung kedalam pot yang bisa tetap panas, dan ada yang diseduh diatas api langsung didalam teko ini biasa dilakukan secra tradisional oleh penduduk disebagian wilayah Indonesia dan di Arab

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

 
the biker

 

 


■ have dengkul will genjot

■ save gasoline, no polution, less traffic, save money, healthy and fun



links





publisher

This page is powered by Blogger. Isn't yours?  I can upload image because of you  Image Hosting



past editions

bike to work yuk
KOPI
Bike to Work Day
Let's Bike To Work




chit chat


 Ditenagai oleh
 TagBoard
Message Board





subscribe

atom.xml
rss





accounting department

 eXTReMe Tracker